4 Hal ini yang Membuat Energi Reiki Di Dalam Tubuh Menjadi Negatif

Meditasi Reiki

Kebanyakan penyakit yang dialami manusia sangat dipengaruhi oleh tidak seimbangnya energi Reiki dalam tubuh. Reiki adalah energi murni yang berasal dari Tuhan dan bertebaran di alam semesta. Sangat beruntunglah orang yang bisa memanfaatkan energi Reiki secara maksimal dalam kehidupannya.

Dalam siklus kehidupan, kita seringkali melakukan beberapa perilaku yang dapat mengakibatkan energi dalam tubuh menjadi tidak harmonis. Pola hidup yang negatif berupa kebiasaan yang merugikan diri sendiri maupun orang lain seperti merokok, stress, hingga efek gelombang elektromagnetik yang berasal dari peralatan modern mengakibatkan tidak seimbangnya energi Reiki dalam tubuh Anda.

Seseorang yang memiliki energi Reiki yang seimbang cenderung tidak mudah mengalami stres dan tekanan hidup yang sangat berat. Hidupnya selalu tenang dan dapat menyelesaikan semua permasalahan hidupnya dengan tenang. Jika Anda memiliki energi Reiki yang seimbang, maka Anda bisa terhindar dari gangguan fisik maupun psikologis.

  1. Pola Makan Tidak Sehat

Ada pepatah yang mengatakan, “apa yang kita makan, itulah diri kita”. Makanan ataupun minuman yang kita makan, sebenarnya mempengaruhi aliran energi nonfisik di dalam tubuh kita. Asupan makanan yang cenderung tidak sehat, semisal makanan cepat saji, makanan yang banyak mengandung bahan kimia, bahan pengawet, atau pemanis buatan. Memiliki pengaruh yang negatif tidak hanya terhadpa tubuh fisik, tetapi juga terhadap aliran energi di dalam tubuh nonfisik.

 

  1. Menyepelekan Minum Air Putih

Di dalam teori penyembuhan prana, air memiliki tiga unsur kandungan energi. Yaitu kandungan energi matahari, energi tanah, dan energi udara. Sama halnya dengan teori penyembuhan energi alami reiki, air adalah salah satu sumber energi positif yang sangat baik. Asupan air putih ynag teratur akan memperlancar aliran energi chi di dalam tubuh.

 

  1. Pola Hidup Negatif

Pola hidup negatif biasanya terjadi pada orang yang memiliki beban kerja yang berat. Sehingga mengabaikan kondisi fisik. Ini terjadi pada orang yang memiliki beban pekerjaan yang di atas rata-rata.Sehingga menimbulkan pola tidur dan pila makan yang tidak teratur. Dari situlah menimbulkan energi yang tidak stabil di dalam tubuh.

 

  1. Pola Pikir Negatif

Pusat kendali tubuh adalah pikiran, baik itu tubuh fisik maupun tubuh nonfisik (tubuh eterik). Ketika pikiran positif, maka aliran energi dalam tubuh cenderung baik. Titik cakra berputar sebagaimana mestinya.

Sebaliknya, ketika pikiran selalu negatif, mudah terpancing emosi, mudah tersinggung, mudah putus asa, maka yang terjadi aliran energi akan tersumbat. Sehingga bisa menimbulkan penyakit. Maka tak heran bila 70% penyakit yang diderita manusia berawal dari pikiran negatif.

 

Perlu diperhatikan, dampak buruk perilaku manusia dapat dibantu dengan menyelaraskan kembali energi yang ada dalam tubuh. Penyelarasan energi tersebut dapat dilakukan melalui Reiki dengan memanfaatkan energi murni dari alam semesta, sehingga dapat menyeimbangkan dan meningkatkan energi dalam tubuh. Cara menyelaraskan energi reiki dalam tubuh >>>

Sebaiknya, mulai sekarang kita menjaga dan lebih memperhatikan apa aja yang kita konsumsi, untuk tubuh kita maupun perilaku kita. Karena segala sesuatu yang kita lakukan akan mempengaruhi keseimbangan energi di dalam tubuh.

Demikian tulisan saya “Rahasia Energi Reiki Dalam Kehidupan”. Saatnya kita lebih peduli dan lebih memperhatikan keseimbangan energi murni yang ada dalam tubuh kita. Bukan hanya tubuh eterik, tubuh fisik pun perlu kita jaga. Selanjutnya, saya akan membahas tentang Pentingnya Energi Reiki Dalam Hidup Manusia>>>