Nyaman dengan Anda, Bukan Berarti Dia Cinta Anda

 

Para pria di luar sana, disadari atau tidak memiliki pola yang sama ketika mendekati wanita. Salah satu yang paling biasa digunakan yaitu menciptakan rasa nyaman pada wanita yang disukai.

Memang sah-sah saja, masa PDKT alias pendekatan diisi dengan strategi menciptakan rasa nyaman. Dan nyatanya, wanita memang menyukai rasa nyaman. Dari rasa nyaman ini bisa menjadi faktor bagi wanita untuk memutuskan atau melanjutkan berhubungan dengan si pria.

Ironisnya, banyak pria yang salah mengartikan. Bahwa ketika wanita merasa nyaman dengannya si pria merasa sudah benar-benar mendapatkannya cintanya. Pada akhirnya, terjadilah patah hati dan PHP (pemberian harapan palsu).

Banyak pria yang memulai pedekatenya dengan menjadi “sahabat terbaik”. Setia menjadi teman curhat si wanita.

Menjadi penampung keluh kesah si wanita. Memberikan nasihat-nasihat bijak, sembari berharap si wanita akan menyadari kedewasaan si pria ini, lantas akhirnya tertarik kepada si pria.

Begitu juga sebaliknya, si pria mencetikan masalah dan segala macam keluh kesahnya kepada si wanita tergetnya. Sembari berharap si wanita tersebut akan melihat betapa dirinya begitu rapuh, melankolis, lantas bersimpati kepadanya.

Hal ini bukanlah pola yang sepenuhnya salah. Sebab setiap individu tentu menginginkan pasnagan yang mampu mendengarkan keluh kesahnya. Akan tetapi, pola tersebut sudah umum dan mudah terbaca. Dan ternyata, kebanyakan tidak mempan pada wanita-wanita atau pria yang berkualitas.

Jika Anda berpikir, bahwa ketika wanita nyaman kepada Anda dan merasa membuka diri kepada Anda. Itu artinya dia sudah tertarik dan jatuh cinta kepada Anda? Maka Anda SALAH!

Saya yakin sedikit sekali, yang akhirnya jadian karena Anda adalah tempat terbaik baginya untuk menumpahkan “sampah” keluh kesah.

Yang banyak terjadi, justru si wanita curhat dengan Anda tentang pria lain, yang ujungnya justru ia jadian dengan pria lain. Bukan dengan Anda.

Padahal sangat jelas, tampak si wanita ini begitu nyaman dengan Anda dan membuka hati kepada Anda bukan kepada pria lain. Sayangnya, Anda hanya kebagian “keluh kesah”-nya saja.

Dia hanya datang ketika ada masalah, butuh tempat menumpahkan keluh kesah, dan akan pergi jika merasa keluh kesahnya telah terbuang.

Apakah pernah mengalaminya? Atau jangan-jangan saat ini sedang mengalaminya? Jangan khawatir, Anda tidak sendirian. Karena bayak pula yang mengalami hal kondisi semacam ini.

Dan Saya sendiri pun sering pula menjumpainya.

Berharap itu baik, tapi terlalu berharap tidak akan baik bagi Anda.

 

Ingat! Rasa Nyaman Bukanlah Rasa Cinta

Rasa nyaman dan rasa cinta adalah dua hal yang benar-benar berbeda. Jangan pernah menyalah artikan keduanya, jika Anda tidak ingin menjadi korban PHP.

Maka dari itu, berhentilah mengobral rasa nyaman kepada seseorang yang belum menjadi pasangan Anda.

Dan jangan pernah menyalah-artikan, bahwa rasa nyaman seseorang kepada Anda adalah rasa suka.

Berjanjilah untuk tidak akan mengulanginya lagi.

Saya tidak melarang Anda menjadi best friend bagi siapapun. Terutama pria pada wanita. Menjadi sahabat terbaik dalam suka dan duka adalah hal terbaik dalam hidup.

Tapi Setidaknya, janganlah lakukan itu kepada wanita menarik yang Anda sukai. Jangan lakukan sebelum dia benar-benar tertarik dan menjadi pasangan Anda.

Sebab, ketika wanita sudah tertarik kepada pria, maka apapun yang dilakukan pria. Ia tidak akan mengubah perasaannya kepada pria tersebut. Jadilah “best friend” bagi wanita yang Anda sukai, kalau dia sudah benar-benar tertarik kepada Anda. Jangan sebaliknya.

Jangan sampai, Anda jangan sampai Anda justru menjadi korban PHP. Dan akhirnya ketika Anda menyatakan cinta padanya. Dia justru menjawab

“Aku gak bisa nerima kamu, kamu terlalu baik buat aku”

“Aku gak bisa nerima cinta kamu, kita sudah seperti kakak-adik”

“Kita kan sudah kaya saudara, aku gak bisa jadi kekasih kamu”

Dan segudang penolakan manis yang lainnya.

Kalau si dia memang benar-benar butuh teman ngomong. Maka batasi diri Anda, jangan menjadi “tempat sampah” keluh kesahnya.

Sebab Anda terlalu berharga untuk menjadi tempat sampah. Dan Anda tidak sama dengan pria-pria lain yang mupeng untuk menjadi pacarnya.

Sesekali jual mahal itu penting.

Dan satu lagi. Penting! jangan pernah sekalipun curhat tentang masalah-masalah pribadi Anda kepada wanita yang Anda taksir.

Itu akan menurunkan derajat ke-gentle-an Anda sebagai pria. Sebab naluriah, wanta menyukai pria berjiwa pemimpin, merdeka, berkepribadian menarik, dan tidak mudah ditebak.

Maka sekali lagi, jangan curhat sembarangan.

Itulah tadi salah satu tips untuk Anda yang ingin menjadi seorang yang istimewa dalam urusan percintaan. Tentu saja tips tersebut sifatnya lahiriah.

Dan jika Anda ingin mengimbangi ikhtiar lahiriah dengan ikhtiar yang sifatnya spiritual dan metafisik untuk mendapatkan cinta, maka layanan di situs www.peletputih.com atau di www.dewipemikat.com bisa jadi tepat untuk Anda.