2 Unsur Tenaga (Energi) Dalam Tubuh Manusia

Tenaga Dalam

Dalam tubuh manusia terdapat 2 unsur tenaga (energi) :

  1. Tenaga Aerobik (Tenaga Fisik)

Yaitu Tenaga yang dihasilkan karena proses pembakaran dalam tubuh yang dipengaruhi unsur oksigen dalam paru-paru. Menurut ilmu biologi oksigen yang kita hirup mempunyai fungsi pembakaran zat karbohidrat yang ada dalam tubuh kita gunakan sehari-hari. Unsur oksigen yang kita hirup masuk ke dalam paru-paru, lalu dari paru-paru oksigen mengalir bersama darah ke seluruh tubuh. Semakin banyak oksigen yang masuk ke dalam paru-paru maka semakin banyak pula energi yang didapatkan.

Pagi hari sekitar jam 5.00 sampai saat terbitnya matahari merupakan saat-saat dimana unsur oksigen banyak terkandung dalam udara. Oleh karena itu disarankan agar orang-orang berolahraga atau berjalan santai di alam terbuka di pagi hari untuk merasakan tubuhnya segar penuh energi. Karena udara pagi hari sangat baik untuk kesehatan tubuh.

  1. Tenaga Unaerobik (Tenaga Dalam)

Yaitu Tenaga yang dihasilkan oleh proses penguraian berbagai senyawa kimia yang terdapat dalam tubuh. Misalnya penguraian glikogen. Tenaga atau energi jenis ini bisa timbul tanpa adanya oksigen tetapi tenaga unaerobik yang digunakan menghasilkan asam laktat yang akan menyebabkan timbulnya rasa lelah dalam tubuh, untuk menetralisir lelah tersebut membutuhkan banyak oksigen.

Biasanya tenaga unaerobik atau Tenaga Dalam digunakan jika seorang dalam keadaan terdesak. Misal seorang yang takut dengan anjing akan memiliki kemampuan luar biasa dalam berlari menghindari kejaran anjing yang berlari cepat. Orang tersebut dapat melompat pagar setinggi 2 meter dengan sekali lompat. Takut yang berlebihan dapat membangkitkan tenaga dalam yang sedang tidur.

Secara otomatis tenaga dalam tersebut bangkit dan tersalur pada kedua kakinya yang digunakan berlari, tapi setelah berhasil menyelamatkan diri kekuatan itu reda dan energi kembali tidur. Kemudian orang itu baru menyadari dirinya telah melakukan sesuatu hal yang luar biasa.

Bisa juga dalam keadaan panik karena kebakaran rumah seorang mampu mengangkat beban berat yang dalam keadaan biasa tak mungkin terangkat olehnya. Secara psikologi Tenaga Unaerobik ini merupakan gerak refleks yang dipengaruhi oleh pikiran bawah sadar manusia.

Tenaga aerobik (Tenaga Fisik) dan tenaga unaerobik (Tenaga Dalam) dapat diperoleh melalui latihan meditasi dan tehnik pernapasan. Tehnik pernapasan yang berirama, perlahan dan dalam dapat membantu tubuh untuk memproduksi energi secara optimal. Dengan tehnik pernapasan yang baik seseorang dapat dengan sengaja menggunakan tenaga unaerobik tanpa rasa letih.